Senin, 30 Agustus 2010

Mahasiswa Asal Malaysia Pilih Untuk Tetap Lanjutkan Kuliah

Padang (PRONEWS FM) 30 Agustus 2010 - Mayoritas mahasiswa asal Malaysia yang kuliah di Perguruan Tinggi Sumatera Barat mengaku belum mendapat maklumat resmi dari Pemerintah Malaysia untuk pulang ke negaranya pasca memanasnya hubungan diplomatik kedua negara baru-baru ini. Sejauh ini cuma ada himbauan untuk tetap tenang selama kedua negara berusaha menyelesaikan konflik tersebut.

Dua orang mahasiswa asal Malaysia, Milfa dan Ganesh,kepada reporter Pronews FM, Riswan Indra, mengatakan bahwa mereka sempat merasa cemas untuk kembali lagi ke Indonesia setelah liburan semester beberapa waktu yang lalu. Hal ini disebabkan oleh adanya ancaman dari Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Anifah Aman, untuk mengeluarkan travel advisory warning bagi warga Malaysia yang akan bepergian ke Indonesia. Namun, hingga saat ini larangan tersebut belum diberlakukan.

Milfa menegaskan, jika keadaan semakin memburuk, ia memilih untuk tetap melanjutkan studinya di Padang. Ia percaya bahwa pemerintah Malaysia maupun Indonesia tidak akan mengambil keputusan terburu-buru yang akan memperkeruh suasana. Disamping itu, ia menyebutkan bahwa mereka sudah mendapat jaminan keamanan dari Rektor Universitas Andalas, Musliar Kasim, sebab mereka datang ke Indonesia atas tujuan pendidikan, bukan politik.

Sementara itu, Ganesh menganggap, sampai saat ini, Padang masih merupakan tempat yang kondusif untuk mahasiswa Malaysia sejak memanasnya hubungan antarnegara tersebut. Ia mengaku belum pernah merasa terintimidasi maupun dikucilkan, baik oleh mahasiswa Indonesia maupun oleh masyarakat. Ia berharap kedua belah pihak bisa mencarikan solusi terbaik dan keadaan kembali damai seperti semula.

Disbudpar Sumbar bantah Tahun 2010 Wisman Turun Drastis

Padang (PRONEWS FM) 30 Agustus 2010 - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat membantah bahwa jumlah kunjungan wisatawan asing ke Sumbar tahun ini menurun hingga 50% dibandingkan tahun 2009. Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat mengeluarkan rilis bahwa jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumatera Barat melalui Bandara International Minangkabau (BIM) pada bulan juni 2010 mencapai 2.972 orang, angka ini mengalami penurunan sebanyak 54,14 % dibandingkan dengan juni 2009.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat, Rielmi Saleh, kepada reporter PronewsFM, Eko Permana, membenarkan Sumatera Barat mengalami penurunan tingkat kunjungan wisman pasca gempa bumi 2009 silam, namun angka penurunan menurut Rielmi tidaklah signifikan hingga mencapai kisaran 20%, angka penurunan menurut prediksi pihak Disbudpar hanya antara 10-15%.

Menurut Rielmi penurunan tersebut terjadi bukan karena kerusakan objek/ destinasi yang ada di Sumbar akibat gempa, namun justru karena faktor ekonomi wisatawan baik manca maupun lokal. Objek wisata yang mengalami kerusakan di Sumatera Barat menurut Rielmi jumlahnya relatif sedikit sehingga tidak akan menjadi penyabab rendahnya tingkat kunjungan wisatawan.

Sementara itu menanggapi data dari BPS Sumbar tentang penurunan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumbar, Rielmi mengatakan penurunan bukan terjadi karena jumlah wisatawan yang menurun namun justru karena jumlah hotel berbintang yang mengalami penurunan drastis. Saat ini Kota Padang telah memiliki empat hotel berbintang baru diantaranya hotel Aliga berbintang dua, dan hotel Safili, Grand Sari, dan Bunda masing-masing berstatus hotel bintang satu.

Selain itu Saat ini juga tengah dibangun Hotel Sianok View di Bukittinggi dengan rate bintang tiga. Diharapkan dengan peningkatan jumlah hotel ini akan dapat membantu pemulihan pariwisata Sumbar sebagai destinasi utama di Indonesia bagian barat.

UNP bangun Pusat Pengembangan Prestasi Olahraga Sumbar

Padang (PRONEWS FM) 30 Agustus 2010 - Universitas Negeri Padang (UNP) membutuhkan bantuan pendanaan dari banyak pihak untuk menyelesaikan Pusat Pengembangan Prestasi Olahraga Sumbar yang saat ini tengah dibangun di tanah seluas 3,44 Ha di kawasan kampus II Universitas Negeri Padang, Lubuk Buaya.

Pusat pengembangan prestasi olahraga Sumbar ini dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang olahraga yang representatif. Hal ini ditujukan agar para atlet dapat berlatih secara fokus untuk menghadapi even-even yang akan diikuti seperti Porwil dan PON.

Pembantu Dekan II FIK UNP, Arsil, kepada reporter PronewsFM Eko Permana menuturkan saat ini tengah dilakukan pembangunan asrama 1 yang terdiri dua lantai dengan jumlah kamar sebanyak 20 buah. Selain itu dalam master plan juga akan dibangun asrama II, lapangan tennis, lapangan volley outdoor, lapangan basket, gedung serba guna serta beberapa fasilitas olah raga lainnya yang bisa menampung atlet dari 10 cabang olah raga untuk berlatih.

Arsil sangat mengharapkan bantuan dari banyak pihak agar semua gedung dapat diselesaikan secapt mungkin. Hingga saat ini dana yang dialokasikan hanya dana dari PNBP FIK UNP. Diperkirakan sarana ini akan selesai dikerjakan pada tahun 2016.

Arsil merasa miris mengingat Sumbar tidak memiliki track atletik yang memadai. Menurut Arsil ada banyak wilayah yang masih bisa dimanfaatkan seperti kampus II UNP Lubuk Buaya, namun Arsil menuturkan bahwa dana yang minim masih menjadi kendala utama mewujudkan impian tersebut.

Minggu, 29 Agustus 2010

Jelang Lebaran, Harga Sayur di Batusangka Turun

Batusangka (PRONEWS FM) 27 Agustus 2010 - Harga sayur dan cabai di Pasar Inpres Batusangka mengalami penurunan sejak seminggu yang lalu. Hal ini diperkirakan karena panen serentak yang terjadi beberapa waktu lalu di daerah Koto Baru dan Padang Lua Kabupaten Agam yang menyebabkan sayur-sayuran melimpah.

Disamping itu, kebanyakan para pedagang di Pasar Inpres menganggap penurunan harga tersebut sebagai sesuatu yang biasa. Salah seorang pedagang sayur di Pasar Inpres, Ali, kepada Reporter PRONEWS FM, Riswan Indra mengatakan bahwa harga barang memang sering naik turun menjelang lebaran. Biasanya harga barang naik beberapa hari sebelum ramadhan, lalu turun lagi setelah beberapa hari puasa, dan akan mengalami kenaikan lagi tiga hari menjelang lebaran.

Ali menginformasikan, harga cabai saat ini adalah Rp.30.000/kg sedangkan sebelum memasuki bulan puasa, harganya sempat mencapai Rp. 40.000/kg. Bawang turun dari Rp.28.000/kg menjadi Rp.20.000/kg. Sedangkan tomat turun dari Rp.6000/kg menjadi Rp.4.000/kg.

Disamping sayur-sayuran, daging ayam dan telur juga mengalami penurunan. Namun turunnya harga ayam dan telur ini tidak sedrastis sayur dan cabai. Biasanya ayam dijual Rp. 18.000/kg, sekarang dijual Rp.15.000/kg. Sedangkan telur turun dari Rp.950 menjadi Rp.900.

Angka Kemiskinan di Kab. Tanah Datar Menurun

Batusangka (PRONEWS FM) 27 Agustus 2010 - Angka kemiskinan di Kabupaten Tanah Data mengalami penurunan setiap tahunnya. Menurut data Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kabupaten Tanah Data, pada tahun 2010, terjadi penurunan sebanyak 3000 kepala keluarga.

Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kabupaten Tanah Data, Tanwir Rusman, mengatakan kepada reporter PRONEWS FM, Riswan Indra, hal ini disebabkan oleh adanya program-program pengentasan kemiskinan yang terus dilakukan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabupaten tersebut. Misalnya pemberian bantuan berupa bibit kakao dari Dinas Perkebunan, pemberian hewan ternak berupa sapi dan kambing dari Dinas Peternakan dan Dinas Sosial, begitu pula setiap SKPD lainnya yang turut memberikan bantuan sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Bantuan ini ditujukan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang ada di Kabupaten Tanah Data.

Tanwir menambahkan, penurunan angka kemiskinan ini berkisar antara 2-3 % per tahun. Untuk tahun 2009 jumlah KK yang masih berada dibawah garis kemiskinan terdapat sekitar 18.000 KK, namun untuk tahun 2010 menurun menjadi sekitar 15.000 KK saja.

Tanwir juga menjelaskan bahwa masalah terbesar yang dihadapi Dinsosnaker Kab. Tanah Data saat ini adalah penanggulangan korban bencana sosial dan bencana alam seperti kebakaran, banjir bandang, angin puting beliung, serta gempa bumi. Namun pihak Dinsosnaker sudah mengupayakan berbagai kerjasama dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah ini, baik itu di tingkat nagari, kecamatan dan kabupaten.

15 Kabupaten dan Kota di Sumbar Siap Sukseskan Porprov XI 2010

Padang (PRONEWS FM) 27 Agustus 2010 - Sebanyak 15 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat telah siap menyukseskan Pekan Olah Raga Provinsi yang akan diadakan di beberapa daerah di Sumbar. Tiap-tiap daerah yang menjadi tempat pelaksanaan porprov tersebut telah menyiapkan sejumlah dana untuk kesuksesan pekan olah raga ini

Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, mengatakan pelaksanaan porprov tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana tahun ini 15 kab dan kota ikut menjadi tempat pelaksanaan porprov. Porprov akan dibuka di Kab Agam yang ditunjuk sebagai tuan rumah, sedangkan penutupan akan di laksanakan di Padang.

Sementara itu dengan adanya keseriusan dari berbagai daerah di Sumbar, Muslim Kasim berharap dapat menghasilkan bibit unggul di berbagai cabang olah raga yang nantinya akan dipersiapkan untuk berlaga di PON. Ia juga menambahkan untuk PON mendatang sumbar menargetkan dapat memperoleh 12 medali emas dari berbagai cabang olah raga

Gubernur dan DPRD Dukung KONI Sumbar

Padang (PRONEWS FM) 27 Agustus 2010 - KONI Sumbar sangat mengapresiasi dukungan penuh Gubernur Sumbar terpilih, Irwan Prayitno, terhadap kemajuan dan perkembangan dunia olah raga di Sumatera Barat.
Mulai Tahun ini KONI Sumbar akan disamakan dengan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) lainnya terutama dalam hal anggaran, hal ini ditujukan untuk mengetahui secara langsung keluhan dan program KONI kedepan.

Wakil Ketua Umum I KONI Sumatera Barat, Syaiful, kepada reporter PronewsFM, Eko Permana, menuturkan bahwa pihak KONI Sumbar akan melakukan pertemuan rutin dengan Komisi IV DPRD Sumatera Barat Bidang Kesejahteraan dan bidang anggaran daerah, hal ini akan memberikan manfaat yang besar karena KONI dapat menyampaikan keluhan dan program kerja secara langsung kepada legislatif.

Syaiful menambahkan bahwa pihak KONI Sumbar sangat mengharapkan pada tahun anggaran 2011 semua kebutuhan anggaran KONI telah dimuat. Sehingga semua program peningkatan olahraga di Sumbar dapat dijalankan sesuai target.

Sumbar Peringkat Ke-5 Penularan AIDS Melalui Jarum Suntik

Padang (PRONEWS FM) 27 Agustus 2010 - 80% penderita HIV AIDS di Sumatera Barat merupakan pengguna narkoba. Oleh karena itu Dinas Kesehatan Prov Sumbar mengharapkan kerjasama berbagai pihak terutama dari pihak kepolisian untuk menanggulangi HIV AIDS.

Dari data terakhir yang diperoleh Dinas Kesehatan Prov Sumbar, Sumatera Barat merupakan provinsi peringkat ke-5 di Indonesia dengan penderita HIV tertinggi yang berasal dari penyebaran suntikan narkoba, kemudian penyebaran kedua akibat hubungan sex bebas .

Penyebaran HIV AIDS di Sumatera Barat terus mengalami peningkatan, usia produktif 20-29 tahun merupakan penderita tertinggi di Sumatera Barat. Kepala Seksi P2P Dinkes Prov Sumbar, Dr.Irene MKM, kepada reporter PronewsFM, Eko Permana, menuturkan bahwa selama ini Dinkes telah berusaha keras melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran HIV AIDS dengan sosialisasi dan berbagai cara lainnya. Namun ia pesimis kalau usaha ini tidak di dukung oleh pihak lain karena penyebaran HIV terkait erat dengan penyebaran narkoba serta pola sosial masyarakat.

Dr, Irene menambahkan bahwa akhir Desember 2009 tercatat bahwa Sumatera Barat merupakan Provinsi ke-12 di Indonesia dari segi jumlah kasus HIV AIDS tertinggi.
Saat ini Dinkes juga telah mendirikan beberapa klinik pemeriksaan seperti di RSUP M.Djamil Padang ,RSAM Bukittinggi, PKBI Sumbar, Lentera Sumbar dan Spirita. Hal ini ditujukan untuk membimbing dan merangkul para penderita yang kebanyakan tidak sadar bahwa ia telah terjangkit HIV.

Tahun Ini Program Pariwisata Untuk Lebaran Ditiadakan

Padang (PRONEWS FM) 26 Agustus 2010 - Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, setelah gempa yang menghancurkan sebagian besar kota Padang pada tanggal 30 September lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang meniadakan program khusus untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1431 H, tahun ini.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Padang, Suardi, beralasan bahwa akibat gempa tahun lalu, banyak objek wisata yang ikut hancur dan menjadi terbengkalai. Oleh karena itu, untuk tahun ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang memfokuskan untuk pemulihan dan recovery objek wisata tersebut.

Sementara itu, Suardi menambahkan, objek wisata yang diunggulkan untuk tahun ini adalah Pantai Padang, Gunung Padang, Pantai Air Manis, Lubuk Minturun, Taman Hutan Raya Bung Hatta, dan Lubuak Paraku. Sedangkan untuk pengamanan, Dinas Pariwisata Kota Padang akan bekerjasama dengan beberapa unsur terkait yakni Polresta Padang, Satpol PP, dan BNPB Sumatera Barat.

Pemprov Sumbar Belum Mengatur Penggunaan Mobil Dinas Untuk Lebaran

Padang (PRONEWS FM) 26 Agustus 2010 - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga hari ini belum memiliki aturan khusus tentang pelarangan penggunaan mobil dinas pada saat hari raya Idul Fitri nanti.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, mengatakan sampai saat ini belum ada pelarangan yang tegas tentang penggunaan mobil dinas dihari lebaran nati. Namun jika nanti keluar peraturan pelarangan maka Pemprov akan menegakkan peraturan tersebut.
Ia juga menambahkan pemakaian mobil dinas pada saat lebaran tergantung pada kebutuhan personal.

Sementara itu Wagub juga menambahkan untuk pemberian THR dilingkungan Pemprov Sumbar akan dilakukan seminggu sebelum memasuki lebaran dimana setiap PNS dan juga pegawai kontrak akan mendapat THR yang sama yakni sebesar Rp. 1.5 juta.

Hadapi Pembobol ATM, Polresta Padang Siapkan Tim Khusus

Padang (PRONEWS FM) 26 Agustus 2010 - Polresta Padang telah membentuk sebuah tim khusus untuk mengejar pelaku pembobolan ATM bank mandiri yang terjadi beberapa waktu lalu. Tim yang terdiri dari anggota intel dan Satreskrim Polresta padang ini telah menyebar ke berbagai daerah di Sumbar termasuk melakukan pengejaran ke daerah Pekanbaru karna kemungkinan pelaku pembobolan ATM menuju arah tersebut.

Kapolresta Padang, Kombespol Priyo Mujihad, kepada reporter PRONEWS FM, Ronny Arbi mengatakan Polresta Padang saat ini akan merubah sistem patroli pengamanan. setiap anggota kepolisian di tingkat polsek diwajibkan melakukan patroli dari pukul 3 dini hari hingga pukul 5 pagi. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pembobolan ATM, karena para perampok biasanya melakukan pembobolan ATM pada pagi hari.

Sementara itu terkait dengan ultimatum Kapolda yang memberikan batas waktu untuk menangkap para perampokan ATM, Priyo menanggapi hal tersebut dengan dingin. Menurutnya, pihaknya telah bekerja maksimal untuk menangkap para pelaku perampokan ATM di Padang.

PKPU Padang Optimis Kumpulkan Zakat Rp. 5 Milyar

Padang (PRONEWS FM) 26 Agustus 2010 - PKPU Kota Padang optimis kumpulkan zakat sebanyak Rp.5Milyar pada ramadhan tahun ini. Angka ini diperkirakan mengalami peningkatan mencapai 3 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp. 1,2 Milyar.

Branch Manager PKPU Kota Padang, Faridansyah, kepada Reporter PronewsFM Eko Permana menuturkan bahwa hingga pertengahan ramadhan ini PKPU Kota Padang telah mengumpulkan zakat sebanyak Rp.400juta dan angka ini akan mengalami peningkatan signifikan pada H-7 Idul Fitri.

PKPU Kota Padang melayani masyarakat yang ingin menyalurkan zakat profesi, zakat perusahaan, zakat perdagangan (zakat mal), dan zakat perorangan. Farid juga menuturkan bahwa PKPU lebih fokus kepada pengelolaan zakat dari para pengusaha atau perusahaan, BAZDA lebih fokus pada pada pengumpulan zakat dari PNS dan Rumah Dzakat lebih fokus kepada pengumpulan zakat perorangan.

Proses pendistribusian zakat dilakukan dalam dua sistem, 75% zakat disalurkan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat atau melalui KUM, dan 25% disalurkan langsung (charity) kepada masyarakat. Saat ini PKPU telah menyalurkan zakat kepada 33.000 orang penerima zakat. Sedangkan jumlah kaum dhuafa /mustahik di Kota Padang mencapai 280.000 orang (28 % dari 1juta penduduk)

Ramadhan tahun ini PKPU Kota Padang mendirikan 22 gerai zakat di sejumlah tempat di Kota Padang, seperti di BIM, Basko, Plaza Andalas, bank-bank di Kota Padang dan sejumlah kantor seperti kantor Pajak dan Pegadaian.

Vaksin Haji Sampai di Sumbar Minggu Depan

Padang (PRONEWS FM) 26 Agustus 2010 - Sebanyak 4478 orang jama’ah haji di Provinsi Sumatera Barat akan mendapatkan suntik vaksin meningitis pada minggu ke-3 september mendatang. Dijadwalkan semua vaksin akan di drop Dari Kemenkes di Jakarta ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat pada mingu depan.

Pada tahun ini vaksin yang akan diberikan kepada jama’ah haji adalah vaksin jenis menfio dari PT.Novartis, vaksin ini merupakan vaksin yang berasal dari Italia. Sedangkan vaksin mensefak asal Belgia yang tahun lalu digunakan untuk para jama’ah haji pada tahun ini sudah tidak digunakan lagi karena mendapatkan label haram dari Majelis Ulama Indonesia karena megandung enzim babi.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr.Irene MKM kepada Reporter PronewsFM Eko Permana menuturkan bahwa setiap jama’ah haji yang telah mendapatkan vaksin akan mendapatkan kartu kuning (ICV). Kartu inilah yang akan menjadi bukti di Saudi Arabia bahwa jama’ah telah mendaptkan vaksin, sehingga jama’ah yang tidak memiliki kartu akan dipulangkan kembali ke Indonesia.

Peraturan vaksinasi meningitis ini mulai di berlakukan sejak tahun 2002, dimana negara Saudi Arabia mengalami endemic meningitis. Pada tahun 2000 sebanyak 14 orang jama’ah Indonesia terserang meningitis dan 6 diantaranya meninggal di tanah suci. Pada tahun 2001 angka ini meningkat menjadi 18 orang dan 6 diantaranya juga meninggal di tanah suci. Oleh sebab itu melalui Nota Diplomatik Kedubes Kerajaan Saudi Arabia di Jakarta dikeluarkanlah peraturan No.211/94/71/577 tentang wajib vaksin meningitis bagi semua jama’ah dan crew haji yang akan berangkat ke Saudi Arabia. Peraturan ini berlaku di seluruh dunia.

Kamis, 26 Agustus 2010

Wagub Sumbar Akan Pelajari Status Kepegawaian Edi Warlis

Padang (PRONEWS FM) 25 Agustus 2010 - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat masih akan mempelajari status kepegawaian dari mantan terdakwa koruptor, Edi Warlis yang baru dibebaskan kemarin dari LP Muaro Padang.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Muslim Kasim kepada reporter Pronews FM Ronny Arbi mengatakan pemerintah tidak akan merugikan seseorang. Jika memang Edi divonis bebas dan terbukti tidak bersalah, pemerintah akan mengembalikan hak-haknya melalui jalur yang telah ditetapkan.

Ia juga mengatakan bahwa hukum tidak akan mematikan seseorang, melainkan untuk memulihkan kembali permasalahan yang telah tercipta. Edi Warlis yang merupakan mantan pejabat di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Barat divonis bebas oleh Pengadilan Tinggi Sumbar karena dianggap tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Rabu, 25 Agustus 2010

FWK Datangi Wagub Sumbar

Padang (PRONEWS FM) 25 Agustus 2010 - Puluhan anggota Forum Warga Kota (FWK) hari ini mendatangi Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, dikantor gubernuran. Kedatangan para anggota FWK tersebut bertujuan untuk melakukan dialog terkait dengan permasalahan Pasar Raya yang hingga saat ini belum terselesaikan. Dalam dialog tersebut anggota FWK menyatakan Walikota terkesan tidak mempedulikan aspirasi warga khususnya para pedagang yang berjualan di Pasar Raya Padang untuk melakukan pembongkaran terhadap kios darurat yang dibangun Walikota.

Ketua FWK, Afrizal, mengatakan kebijakan walikota mengenai pembangunan kios darurat sangat menzalimi masyarakat terutama para pedagang. Untuk itu ia mengharapkan Pemprov dapat mengambil sebuah langkah tegas dalam mengatasi masalah ini.

Sementara itu Wakil Gubernur berjanji akan mencarikan solusi terhadap permasalahan ini. Ia juga akan berkoordinasi dengan Gubernur Sumbar dalam memecahkan permasalahan yang diadukan para anggota FWK. Selain mengadukan permasalahan tersebut ke Pemprov, para anggota FWK juga akan mendesak anggota dewan agar dapat menggunakan hak angket nya adalam mengatasi masalah ini.

Omset Pengemis Mencapai Rp. 500 Juta?

Padang (PRONEWS FM) 25 Agustus 2010 - Hasil penelitian di Sumatera Barat mengungkapkan bahwa penghasilan tertinggi pengemis selama satu bulan khususnya di bulan ramadhan mencapai Rp.500 juta. Para pengemis pada umumnya datang dari wilayah pesisir di Sumatera Barat.

Sosiolog Universitas Andalas, Dwiyati Hanandini, kepada Reporter PronewsFM Eko Permana, menuturkan bahwa salah satu penelitian yang pernah dilakukan peneliti Kanisar dari Fakultas Sastra Unand mengungkapkan bahwa dalam penelitiannya pernah dtemukan pengemis dengan penghasilan hingga RP.500juta dalam satu bulan, datang ke Kota Padang untuk mengemis namun menginap di hotel berbintang. Hal ini sebenarnya bukan hal baru diluar Sumatera Barat, namun khusus di Sumbar pola seperti ini baru berkembang karena diakibatkan memudarnya nilai budaya minangkabau yang kental dengan rasa malu dan “gengsi”.

Nini juga menuturkan bahwa dari hasil penelitian tersebut, ditemukan satu kampung di kawasan Solok yang semua warga kampung tersebut berprofesi sebagai pengemis. Pola seperti ini juga telah menjamur di Sumbar, dimana mulai dari paman, ayah, ibu dan anak berprofesi sebagai pengemis dan anak jalanan (anjal). Namun diakui kebanyakan dari pengemis memang berasal dari kalangan perekonomian miskin absolut, meski tidak ditampik adanya temuan pengemis modern dengan penghasilan ratusan juta dan menginap di hotel berbintang.

Nini mengaku Dinas Sosial sebagai mitra penelitian juga kewalahan dengan pendataan jumlah pengemis dan anjal di Sumbar, karena kebanyakan dari mereka berpindah-pindah tempat dan dengan pola yang beragam sehingga luput dari pengamatan.

Pasca Gempa, Agam dan Padangpariaman Masih Lakukan Pemulihan

Padang (PRoneWS FM) 25 Agustus 2010 - Pasca gempa bumi 30 September 2009, beberapa kawasan di Kabupaten Agam dan Kabupaten Padangpariaman masih melakukan pemulihan kesehatan korban bencana alam. Namun Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat mencatat pasca gempa bumi hingga saat ini tidak ditemukan adanya kejadian luar biasa (KLB).

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Jasmarizal kepada Reporter PronewsFM Eko Permana menuturkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Agam dan Kabupaten Padangpariaman masih sanggup melakukan upaya pemulihan sehingga tidak membutuhkan bantuan langsung dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

Tiga hari pasca gempa diakui memang ditemukan adanya peningkatan yang signifikan kasus diare di Sumatera Barat. Namun tidak meningkat hingga menjadi kasus KLB (Kejadian Luar Biasa). Hal ini berkat aksi tanggap darurat yang optimal yang behasil diberikan selama beberapa hari pasca gempa bumi. Menurut Jasmarizal ini tidak terlepas dari peran serta dan usaha keras Pemko, Pemkab, Dinkes Se-Sumbar, NGO dalam dan luar negeri yang berpartisipasi aktif khususnya dalam pemulihan kondisi kesehatan di Sumatera Barat.

Hingga saat ini Dinkes Sumbar masih melakukan pemantauan kondisi pasca gempa bumi di beberapa wilayah di Sumatera Barat. Dan hingga saat ini pemulihan kesehatan telah mencapai hasil yang sangat baik.

Lagi-lagi Satpol PP Padang Kecolongan

Padang (PRONEWS FM) 25 Agustus 2010 - Meski telah beberapa kali dirazia oleh Satuan Polisi Pamong Praja, pedagang petasan dan kembang api masih saja nekat berjualan. Pedagang-pedagang ini dapat ditemukan di kawasan Permindo dan didepan bekas Matahari Departement Store di Pasar Raya Padang.

Salah seorang pedagang kembang api dan petasan yang mangkal di depan Matahari Dept. Store, Ade, mengatakan bahwa razia kembang api dan petasan sudah dilakukan sekitar 3 kali di Pasar Raya oleh Satpol PP kota Padang. Namun ia masih bisa mengakali petugas dengan menyembunyikan barang dagangannya sehingga tidak ikut terjaring dalam razia tersebut.

Ia menyebutkan bahwa ia hanya menyembunyikan barang dagangan yang berbahaya saja seperti petasan dan kembang api yang bisa meledak di udara. Sedangkan kembang api biasa tidak ikut disembunyikan.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Padang berjanji akan menertibkan pedagang petasan dan kembang api untuk menciptakan suasana aman dan tertib selama bulan Ramadhan tahun ini. Tapi, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Satpol PP tetap saja kecolongan sebab pedagang kembang api dan petasan tersebut masih bisa berjualan dengan bebas.

Mantan Pejabat Disnakertrans Dibebaskan Dari Penjara

Padang (PRONEWS FM) 24 Agustus 2010 - Pengadilan Tinggi Sumatera Barat memvonis bebas terdakwa mantan pejabat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatra Barat, Edi Warlis, hari ini. Sesuai dengan putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi pada tanggal 18 agusuts 2010 yang menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan korupsi.

Kepala Seksi Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Muaro Padang, Marten, mengatakan Edi Warlis dikeluarkan berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi Sumbar yang menyatakan bahwa kejaksaan tidak memiliki cukup bukti untuk menahan terdakwa sehingga harus dibebaskan.

Edi Warlis, mantan Kepala Seksi Pembinaan dan Penyuluhan Bina Usaha Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar, sebelumnya divonis hukuman 2 tahun penjara.

Pada saat dibebaskan, Edi telah menjalankan hukuman selama 13 bulan 2 hari. Ia merasa sangat senang atas vonis bebas yang diberikan hakim. Usai keluar dari LP Muaro Padang, Edi Warlis melakukan sujud syukur dan memanjatkan doa karena dapat merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarganya. Ia juga menambahkan dirinya dari dulu merasa yakin tidak bersalah dan tidak pernah melakukan tindakan korupsi.

Residivis Mengamuk, Polisi Temukan Ganja

Padang (PRONEWS FM) 24 Agustus 2010 - Seorang residivis kambuhan, Budi (30 tahun) mengamuk dan berusaha membakar rumah neneknya yang berada di Kelurahan Jati, Padang Timur hari ini. Beruntung aksi nekat tersangka dapat dihentikan warga sekitar.

Menurut pengakuan keluarga tersangka, Icha, tersangka mengamuk karena tidak diberi izin untuk memasuki rumah neneknya. Keluarga melarang tersangka untuk memasuki rumah karena rumah tersebut sering dijadikan tersangka sebagai tempat untuk menghisap ganja.

Akibat tidak diizinkan untuk masuk, tersangka lalu mengamuk dan berusaha membakar rumah dengan terlebih dahulu menyiramkan minyak disekitar rumah. Melihat aksi nekat tersangka, warga sekitar dengan cepat berusaha menghentikan tindakan tersebut. Tersangka kabur setelah warga berdatangkan kerumahnya. Hingga kini pihak kepolisian masih terus memburu tersangka. Disekitar rumah pihak kepolisian menemukan satu linting ganja siap pakai.